JK: Pemimpin Perlu Jelaskan Ideologi Yang Baik
NU Online · Ahad, 26 September 2010 | 09:02 WIB
Wakil Presiden RI periode 2004-2009 Jusuf Kalla (JK) menyatakan bahwa pemimpin di semua level perlu menjelaskan ideologi yang baik bagi seluruh warga masyarakat untuk menghindari terjadinya radikalisme dan terorisme.
"Kita butuh stabilitas keamanan di Indonesia sehingga orang tidak takut bekerja, wisatawan tak takut datang dan investor juga mau masuk, dan itu tidak akan terwujud bila adanya teror," kata Jusuf Kalla usai memberikan kuliah perdana dan pelantikan mahasiswa baru Universitas Islam As-Syafi`iyah Jakarta tahun ajaran 2010/2011 dengan tema "Indonesia antara Cita dan Fakta", Sabtu (25/9).<>
Menurut JK, terorisme telah bergeser dari perang ideologi menjadi teror yang mengakibatkan warga ikut jadi korban. Mantan Menko Kesra ini juga menegaskan, yang lebih diperlukan adalah stabilitas di dalam negeri dan dengan sendirinya nama baik bangsa di dunia internasional akan datang dengan sendirinya.
Lebih lanjut JK menerangkan, upaya untuk menanamkan ideologi yang baik itu harus dilakukan di tengah masyarakat bukan hanya kepada warga binaan di lembaga pemasyarakatan terutama yang terkait dengan terorisme.
"Adanya teror-teror tersebut makin menjadikan bangsa Indonesia terpuruk. Kita perlu iklim kondusif untuk mengejar pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujarnya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
5
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua