Jakarta, NU Online
Guna meningkatkan kinerja organisasi, Pengurus Pusat (PP) Jamiyyatul Qurra wal Huffadz (JQH) melakukan perombakan (reshuffle) kepengurusan. Beberapa pengurus yang selama ini dinilai kurang aktif dan dianggap tidak bisa menjalankan amanat organisasi, diganti
Dua pengurus yang diganti tersebut adalah H Muhdor Hamdan dan Muarif dari seksi usaha yang kemudian digantikan oleh H. Zaini Syakir dan Badri Hamidi.
Proses penggantian pengurus itu dilaksanakan setelah melalui rapat pleno JQH pada 14 Juni lalu di Ciputat, Jakarta.
Sekretaris PP JQH Ahmad Mustafidz kepada NU Online, di Jakarta, Kamis (21/6), menjelaskan, untuk badan otonom, penggantian pengurus tersebut tidak perlu meminta persetujuan PBNU, karena hal itu termasuk urusan internal organisasi.
Rapat pleno ini juga mendengarkan paparan tentang rencana pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Antar-Pondok Pesantren dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) JQH yang rencananya bakal digelar di Palembang, Sumatera Selatan, awal September mendatang.
Hadir untuk memberikan paparan tersebut Ketua Panitia lokal KGS H.A Nawawi Dencik yang memberikan gambaran teknis pelaksanaan kegiatan yang akan diikuti oleh sekitar 1800 peserta.
MTQ Antar-Pesantren dan Rakernas itu akan segera diluncurkan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi pada Senin, 25 Juni mendatang di Griya Agung yang merupakan rumah dinas Gubernur Sumsel. (mkf)
Terpopuler
1
Khutbah Shalat Istisqa: Memohon Hujan, Ampunan, dan Rahmat Allah
2
Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove untuk Perkuat Pencegahan Karhutla
3
Hukum Mengisi Absensi Teman yang Tidak Masuk Kerja
4
Hukum Shalat di Atas Sajadah Bergambar dan Berwarna Mencolok
5
Indonesia dan Sejumlah Negara Walk Out Saat Netanyahu Naik Mimbar Majelis Umum PBB
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Ngarep-arep Tumurune Udan kelawan Nyuwun Pangapuran lan Tetulungan
Terkini
Lihat Semua