Kang Said: DPR Jangan Memilih karena Takut
NU Online · Kamis, 11 Agustus 2011 | 07:03 WIB
Jakarta, NU Online
Proses pemilihan Ketua KPK akan memasuki tahap fit and proper test pada tanggal 18 Agustus mendatang. Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj berpesan kepada DPR yang akan melakukannya, agar tidak memilih dengan alasan takut akan menjadi korban kinerja KPK.
"KPK itu satu-satunya lembaga hukum yang sekarang bisa diharapkan, yang pastinya bisa bekerja sesuai dengan dasar-dasar kuat. Siapa-siapa yang ada di dalamnya harus dipilih dengan baik, termasuk DPR yang akan memutuskan, jangan memilih karena takut sampai akhirnya menghasilkan KPK yang lembek," pesan Kang Said, demikian KH. Said Aqil Siroj biasa disapa, Selasa, 10 Agustus 2011.
Ketakutan DPR atas kinerja KPK belakangan mengemuka, seiring munculnya sejumlah tersangka dari kalangan parlemen dalam kasus korupsi. Kang Said berpendapat DPR tidak perlu merasa takut, dengan memberikan saran agar menjalankan tugasnya dengan benar. "Kalau kerjanya benar, kemungkinan salah bisa dikurangi. KPK juga pasti punya pertimbangan, kalau anggota DPR tidak salah, pasti tidak akan dijadikan tersangka," sambungnya.
Untuk sepuluh nama tersisa dalam seleksi, Kang Said mendo'akan Panitia Seleksi (Pansel) mendapatkan petunjuk dari Allah, sehingga bisa menghasilkan nama-nama berintegritas tinggi, untuk selanjutnya diikutkan dalam fit and proper test. Terpilihnya pimpinan KPK yang baik diakui oleh Kang Said akan bisa memuaskan masyarakat, mengingat korupsi adalah bahaya laten yang akan merugikan masyaralat apabila terus merajalela.
"Kalau korupsi terus menggerogoti yang rugi jelas masyarakat. Bicara masyarakat Indonesia berarti orang Islam, yang berarti juga orang NU," pungkas Kang Said.
Penulis: Emha Nabil Haroen
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
5
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
6
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
Terkini
Lihat Semua