Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU Dr. KH Said Aqil Siroj menyatakan tidak ada problem dengan pemerintah Arab Saudi. Ia siap menerima duta besar Saudi yang baru, menggantikan Abdurrahman Al-Khayyat yang berakhir masa tugasnya.
"Kami tidak ada masalah, kami juga akan menerima jika duta besar yang baru mau bersilaturahim," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj usai bertemu tokoh lintas agama di kantor PBNU di Jakarta, kemarin.
<>
Terkait berita penolakan dirinya bertemu Duta Besar Abdurrahman Al Khayyat yang bermaksud berpamitan, Kang Said menyatakan hal itu hanya persoalan kesalahpahaman dan waktu yang tidak tepat.
"Sekali lagi PBNU tidak ada persoalan dengan pemerintah Arab Saudi," kata Kang Said yang mengenyam pendidikan di Universitas Ummul Qura, Mekkah.
Redaktur: Hamzah Sahal
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
4
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua