Nasional

Mulai Malam Ini, Dianjurkan Baca Qunut pada Rakaat Terakhir Shalat Witir

NU Online  ·  Kamis, 5 Maret 2026 | 06:00 WIB

Mulai Malam Ini, Dianjurkan Baca Qunut pada Rakaat Terakhir Shalat Witir

Ilustrasi baca doa qunut di akhir shalat witir. (Foto: tangkapan layar kanal Youtube NU Online)

Jakarta, NU Online

Umat Islam Indonesia mulai memasuki separuh terakhir Ramadhan 1447 H pada Kamis (5/3/2026) malam ini. Sejak malam keenam belas ini, umat Islam dianjurkan membaca doa qunut pada rakaat terakhir shalat witir. Hal tersebut merupakan amalan sunnah yang sudah ada sejak dahulu.


Ustadz Hengki Ferdiansyah menjelaskan bahwa membaca qunut pada akhir shalat witir bukanlah perkara baru. Sebab, Ubay bin Ka’ab hingga Umar bin Khattab dan sahabat lainnya juga melakukan amalan tersebut. Demikian ia menulis dalam artikelnya berjudul Ini Hukum Qunut Witir Setelah Separuh Ramadhan yang dikutip NU Online pada Kamis (5/3/2026).


Kesunnahan qunut di akhir shalat witir pada separuh terakhir Ramadhan ini diperkuat dengan pandangan 

Imam an-Nawawi, dalam kitabnya yang berjudul Al-Adzkar an-Nawawiyah, menegaskan kesunnahan membaca qunut pada rakaat terakhir shalat witir di separuh terakhir bulan Ramadhan.


ويستحب القنوت عندنا في النصف الأخير من شهر رمضان في الركعة الأخيرة من الوتر، ولنا وجه: أن يقنت فيها في جميع شهر رمضان، ووجه ثالث: في جميع السنة، وهو مذهبُ أبي حنيفة، والمعروف من مذهبنا هو الأوّل


“Menurut kami, disunnahkan qunut di akhir witir pada separuh akhir Ramadhan. Ada juga dari kalangan kami (Syafi’iyyah) yang berpendapat, disunnah qunut di sepanjang Ramadhan. Kemudian ada pula yang berpendapat bahwa disunnahkan qunut di seluruh shalat sunnah. Ini menurut Madzhab Abu Hanifah. Namun yang baik menurut madzhab kami adalah model yang pertama, yaitu qunut pada separuh akhir Ramadhan.”


Ustadz Hengki menyampaikan bahwa kutipan di atas menunjukkan pandangan Imam Nawawi mengenai kesunnahan qunut di akhir shalat witir pada separuh akhir Ramadhan. Madzhab Syafii menganggap pendapat tersebut yang paling kuat. Meskipun demikian, lanjutnya, ada ulama yang membolehkan qunut sepanjang Ramadhan.


Senada, Ustadz Muhamad Abror mengutip qaul dari Imam Syafi’i yang menyebut bahwa Ibnu Umar dan Mu’adz al-Qari membaca qunut di tanggal 16 hingga akhir Ramadhan. Hal demikian termaktub dalam kitab Ma’rifatus Sunan wal Atsar sebagaimana dikutip dalam artikel Ustadz Abror berjudul Dalil Baca Qunut Saat Witir Separuh Terakhir Ramadhan.


قال الشافعي: ويقنتون في الوتر في النصف الآخر من رمضان، وكذلك كان يفعل ابن عمر، ومعاذ القاري 


Artinya, “Mereka berqunut di dalam shalat Wwtir pada pertengahan akhir bulan Ramadhan, seperti itulah yang dilakukan oleh Ibnu ‘Umar dan Mu’adz al-Qari.”


Selain itu, pandangan mengenai kesunnahan qunut pada rakaat terakhir shalat witir di pertengahan akhir Ramadhan juga didasarkan pada sebuah atsar, qaul dari sahabat Nabi, yakni Umar bin Khattab. Atsar itu diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud.


أن عمر بن الخطاب جمع الناس على أبي بن كعب فكان يصلي لهم عشرين ليلة ولا يقنت الا في النصف الباقى من رمضان. رواه أبو داود 


Artinya, “Sesungguhnya Umar Ibn Khattab berinisiatif mengumpulkan masyarakat agar shalat tarawih bersama (dengan imam) Ubay Ibn Ka’b, maka beliau shalat tarawih bersama mereka selama 20 malam, dan beliau tidak berdoa qunut kecuali dalam separuh yang kedua (malam 16 Ramadhan hingga seterusnya).”
 

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang