Kardinal Jean-Louis Tauran, Presiden Dewan Kepausan Dialog Antar-agama (Pontifical Council for Interreligious Dialogue/PCID) dari Vatikan, yang dijadwalkan berada di Indonesia hingga 1 Desember 2009 mendatang, mengunjungi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kamis siang (26/11).
Di Gedung PBNU, Jl. Kramat Raya 164 Jakarta, Tauran ditemui langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi yang didampingi oleh Ketua PBNU Masykuri Abdillah dan Wakil Sekretaris PBNU Iqbal Sullam.<>
Dalam kunjungannya ini, Tauran menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PBNU yang dinilainya memiliki andil sangat besar dalam proses perdamaian dunia. Terutama perdamaian dan persaudaraan di antara para pemeluk agama yang berbeda-beda.
Sedangkan KH Hasyim Muzadi menyampaikan kepada tauran bahwa, NU memiliki komitmen yang tinggai untuk menjaga dan mengembangkan kesamaan prinsip toleransi beragama dalam kehidupan masyarakat bangsa dan dunia. Menurut Hasyim, NU memiliki koridor yang khas dalam mengamalkan nilai-nilai agama, yakni tidak ekstrim dan tidak liberal.
"Dengan ciri khas yang tidak aekstrim dan tidak liberal ini, NU akan terus berjuang untuk mewujudkan perdamaian di dunia. Dan dengan ciri khas-nya inilah NU telah dijadikar rujukan oleh berbagai kalangan dalam mengembangkan pola tata hidup masyarakat yang berkedamaian," tutur Hasyim.
Sebelumnya, Jean-Louis Tauran, juga menemui KH Abdurrahman Wahid di kantor The Wahid Institute, Jl. Taman Amir Hamzah no. 8 Jakarta, Kamis pagi (26/11). Gus Dur menemui Tauran, dengan didampingi oleh puterinya Yanuba "Yenny" Arifah Chafsoh. (min)
Terpopuler
1
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain yang Diwakilkan
2
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
3
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
4
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
5
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
6
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
Terkini
Lihat Semua