Khofifah: Tragedi KPK Sama Seperti pada Pilgub Jatim
NU Online · Selasa, 3 November 2009 | 03:03 WIB
Tragedi penahanan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah sama seperti tragedi yang terjadi pada Pilgub Jatim. Saat itu Wahyudi Purnomo, ketua KPUD Jatim yang ditetapkan tersangkan oleh Kapolda Jatim dianulir oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.
Demikian dikatakan Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa yang juga mantan calon gubernur Jatim, di Jakarta, Selasa (3/11). ”Apa yang terjadi saat ini, saya khawatir menjadi blunder kedua bagi Polri atau Bareskrim,” katanya.<>
Menurutnya, meluasnya dukungan masyarakat bagi keduanya merupakan respon kritis terhadap pembiaran gesekan antar lembaga penegak hukum yang belum pro keadilan dan kebenaran
”Logika yang dibangun Polri, Pemerintah, KPK, dan pihak manapun, boleh saja berjalan di atas pondasi yang berbeda. Tetapi jangan pernah meremehkan logika masyarakat. Pembiaran yang berkepanjangan, dapat menyulut maksimalisasi kekuatan masyarakat atau people power,” katanya.
Namun dirinya tetap berharap, Tim Pencari Fakat (TPF) yang dibentuk Presiden bisa bekerja komprehensif, terukur dan kredibel.
”Sejalan dengan itu, ke depan, konsep trias politikca yang kita anut sudah mendesak untuk dikaji kembali agar terumuskan regulasi hubungan antar lembaga negara yang tidak multitafsir,” katanya. (nam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua