Ketua Umum Pucuk Pimpinan (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa meminta kaum ibu (perempuan) untuk mewaspadai dan bersama-sama mencegah dampak buruk tayangan televisi pada anak-anaknya.
"Tayangan televisi, utamanya sinetron, tidak hanya membuai anak-anak, tapi juga orang tuanya yang seharusnya mencegah anak-anaknya menonton sinetron yang sebagian besar tidak mendidik," katanya di Sumenep, Madura, Senin (19/10).<>
Demikian dinyatakan Khofifah dalam dialog dengan tema: "Peran Muslimat dan Fatayat NU Sumenep Memfilter Pengaruh Media Terhadap Perkembangan Pendidikan Anak". Mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan/Kepala BKKBN itu juga menjelaskan bahwa saat ini tayangan sinetron yang diputar televisi mampu membuat umat Islam lupa untuk beribadah.
"Kalau sudah ada tayangan sinetron, kaum ibu bisa-bisa lupa untuk membaca Al-Quran. Padahal, membaca Al-Quran jauh lebih bermanfaat dibandingkan hanya menonton sinetron," katanya menambahkan.
Menurutnya, kaum ibu yang merupakan figur paling dekat dengan anak, tentunya tidak bisa diandalkan lagi untuk mencegah dampak buruk tayangan televisi pada perkembangan pendidikan anak.
"Bagaimana mau menegur anak yang terlalu lama berada di depan televisi, jika seorang ibu senang menonton tayangan sinetron. Kalau kader Muslimat dan Fatayat di Sumenep juga sudah sangat senang menonton tayangan sinetron, percuma saja menggelar dialog ini," tandasnya sambil tersenyum. (min)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
3
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
4
Panlok Gelar Simulasi, Begini Skema Kedatangan Peserta Muktamar Ke-35 NU hingga Tahap Registrasi
5
Karhutla Bersamaan di 7 Provinsi, Puluhan Hektare Lahan Hangus
6
Haul Akbar Ke-45 Mbah Hamid Pasuruan, Ketum PBNU Sebut NU Tak Mungkin Bertahan Tanpa Peran Kiai
Terkini
Lihat Semua