Konferwil NU NAD ke- XI Sukses, Abdullah Puteh Gugur
NU Online · Sabtu, 9 Oktober 2004 | 04:35 WIB
Banda Aceh, NU Online
Konferensi Wilayah (Konferwil) ke XI Nahdlatul Ulama Prov. NAD sukses dilaksanakan dari tanggal 05-08 Oktober 2004 kemarin. Terpilih sebaga Rais Syuriah Tgk. H. M. Nur Ismail, LML sedangkan ketua Tanfidziyah dipegang oleh Tgk. H. Nurul Dahri Yahya.
Dalam pemilihan dewan syuriah, mantan ketua tanfidziyah Tgk. H. M. Nur Ismail, LML memperoleh suara 10 suara dari 20 orang peserta, kandidat lainnya H. Syamaun Risyad,Lc mendapat 4 suara, Nuruddahri (2 suara), serta Dr. H.Muslim Ibrahim, MA, H.Ismail Rani, M.Nur Ibrahim, Tgk. M. Dahlan masing-masing memperoleh satu suara.
<>Sementara itu, Ir. H. Abdullah Puteh (Gub. NAD) yang dicalonkan sebagai ketua Tanfidhiyah memperoleh 13 suara, dan rivalnya Tgk. H. Nurul Dahri Yahya 7 suara, Namun perolehan suara untuk Abdullah Puteh, kata Tgk. Asnawi M. Amin, S.Ag (wkl. Sterring Committee) dinyatakan gugur karena yang bersangkutan tidak memenuhi syarat untuk menjadi ketua Tanfiziyah.
Dengan gugurnya Abdullah Puteh, sesuai dengan TAP Tatib pemilihan, yang menjadi Ketua Tanfiziyah secara otomatis adalah calon yang memperoleh tujuh suara yakni Tgk. H. Nurul Dahri Yahya.
Selama konferensi berlangsung, juga terdapat sedikit perang urat saraf antar peserta khususnya dalam pencalonan kandidat baik karena kandidat yang mengundurkan diri maupun saling menjagokan kandidat masing-masing, dan lebih lagi pada saat memasuki sidang pleno IV masalah pertanggung jawaban pengurus masa khidmad 1999-2004. Peserta menerima dengan tanpa syarat walaupun sedikit adanya perdebatan sengit diantara pengurus dan peserta.
Team Formatur juga berhasil menetapkan beberapa jajaran kepengurusan masa khidmad 2004-2009, antara lain Muntasyar ditunjuk pada Tgk. H. M. Dahlan al-Fairusi, Ismail A. Rani (Khatib), sedangkan personil âAwam diberikan antara lain Prof. Dr.H.Masâud El Hillary, Prof. Dr. H. M. Hasbi Amiruddin, MA, Dr. H. Muslim Ibrahim, MA.Â
Posisi Tanfiziyah yang akan mendampingi Tgk. Nurul Dahri diberikan kepercayaan kepada H. M. Nurdin Yusuf Dewantara, MM, H. Husni Ali, dr.Andalas, SPOG, Muksalmina Mahmud Banta, MM masing-masing mereka menduduki posisi wakil ketua Tanfiziyah. Sekretaris Tanfiziyah dipercayakan pada Tgk. Asnawi M. Amin, S.Ag (Anggota DPRD Kota B. Aceh),
Wakil sekretaris jatuh pada Muhammad Imran, S.Ag (Mantan Ketum PKC PMII NAD), Hartono dan Nasrul Asadil. Bendahara Umum NU NAD dihadiahkan untuk T. Zainal TD, SH (Anggota DPRD NAD) dan pendampingnya adalah Syukri MD, S.HI dan M. Mada (eks. Komandan Banser NU NAD).
Kontributor: Muntadhar
Â
Â
Â
Â
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua