Lamongan, NU Online
Kongres pertama Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) di Lamongan, Jawa Timur, resmi ditutup oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ahad (18/2).
Ketua Umum saat memberikan pengarahan menegaskan pentingnya peranan NU dalam mengantisipasi pengaruh globalisasi. Menurutnya, saat ilmu pengetahuan mencapai puncaknya di era globalisasi, akan terjadi perubahan perilaku, sikap maupun pemikiran.<>
"Kita harus mampu mencermat kondisi zaman yang kita alami, agar NU tetap eksis menunjukkan jati dirinya," katanya di hadapan Ketua Umum ISNU yang baru Ali Masykur Musa dan para sarjana NU yang hadir.
Ia menekankan, seorang sarjana harus memiliki tanggung jawab membangun atau mengabdi kepada masyarakat agar menjadi baik dan maju. "Tetapi jangan coba-coba menguasai semua aktifitas, jalani saja yang anda yakini bisa," pesannya.
Kang Said, panggilan akrab KH Said Aqil Siroj menambahkan, kader NU harus memahami, mendalami, mengaktualisasikan bahkan mentransformasikan pemahaman agama untuk kebaikan. "Kita harus menatap masa depan dengan memahami agama," tandasnya.
Usai penutupan, semua peserta kongres mendapat kenang-kenangan berupa buku karya Ketua Umum PP ISNU Ali Masykur Musa bertajuk “Nasionalisme di Persimpangan, Pergumulan NU dan Paham Kebangsaan Indonesia”.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Kontributor: Qomarul Adib
Terpopuler
1
Eks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Innalillahi, Penyusun Syair Asmaul Husna KH Amjad Al Hafidz Wafat
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Banjir di Aceh Utara, Ansor Desak Pemerintah Tingkatkan Kesiapsiagaan
6
Kukuhkan Majelis Masyayikh 2026-2031, Menag Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren
Terkini
Lihat Semua