Jakarta, NU Online
Syeikh Salahuddin Ahmad Kaftaro, Ketua Perguruan Syekh Ahmad Kaftaro di Damaskus dalam kunjungannya ke PBNU menawarkan sejumlah beasiswa bagi para nahdliyyin untuk belajar di Suriah.
Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menjelaskan sejauh ini memang belum ditentukan jurusan apa yang nantinya dapat dimasuki berapa banyak mahasiswa yang nantinya akan dikirimkan.
Sebelumnya PBNU telah mengirimkan 13 orang mahasiswa untuk belajar di Damascus University dan Perguruan Kaftaro. Mereka berangkat akhir tahun lalu. Meskipun negeri tersebut rawan konflik, minat mahasiswa dari kalangan NU Indonesia untuk belajar disana cukup besar. Sejumlah anak kiai pemilik pesantren menjadi bagian dari rombongan mahasiswa tersebut.
Masalah lain yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah mengenai ajaran Islam transnasional yang telah menglobal dan menimbulkan pengaruh dimana-mana. Jika tidak diwaspadai, gerakan tersebut bisa menimbulkan dampak negatif karena tidak seusai dengan kultur setempat.
Kunjungan Syeikh Kaftaro ke Indonesia untuk menghadiri konferensi ulama untuk rekonsiliasi sunni-syiah di Irak. Sebagai negara yang berbatasan langsung dengan Irak, para ulama di Suriah memiliki peran yang besar dalam menciptakan perdamaian disana. (mkf)
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua