Libya Mulai Gerakkan Pemuda Dunia, PCINU Dilibatkan
NU Online · Senin, 1 Juni 2009 | 07:02 WIB
Setelah sukses mendeklarasikan Ittihad Afriki (Persatuan Negara Afrika) dan menjadi pemimpin negara-negara Afrika, kali ini Libya mencoba membuat gerakan baru untuk menangani berbagai permasalahan sosial budaya yang dikhususkan untuk generasi muda seluruh dunia. Gerakan ini dinamai Al Munaddzomat Syabab al-Alamiyah.
Sesuai dengan namanya yang bersifat internasional maka Al-Munaddzomat Syabab al-Alamiyah diikuti oleh berbagai negara di dunia seperti Bosnia, Kosovo, Pakistan, Muritania, Jordan, Maroko, Iraq dan juga beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapore, Malaysia, Philipin dan tak ketinggalan Indonesia yang termasuk sebagai anggota perumus.<>
Pada konferensi yang digelar pada (27-28/5) kemarin Indonesia mendapat undangan delapan delegasi yang dua diantaranya adalah anggota Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Libya yaitu Tian Kamaludin (Pati-Jateng) dan M. Isa Gozi Rantau (Jakarta).
”Berpijak dari ancaman yang membayang-bayangi generasi muda khusunya generasi muda islam serta konflik sosial budaya maka akhirnya muncullah ide pembentukan munadzzomat syabab alamiyah ini,” kata Muhammad salah seorang yang menjadi motor pergerakan ini kepada kontributor NU Online sesaat setelah acara digelar, Kamis (28/5) lalu.
Acara yang digelar di gedung permusyawaratan Libya ini diawali dengan pematangan tujuan dan berbagai anggaran dasar sebelum nantinya disahkan oleh pemerintah pada Mu’tamar Aam dan akhirnya ditutup dengan pembacaan pesan tertulis dari presiden Libya yang berisikan pesan penyemangat dan nasihat. (nam)
Terpopuler
1
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
2
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
3
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
4
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
5
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
6
PBNU Segera Alihkan Saham Perusahaan Pengelola Tambang kepada Perkumpulan NU
Terkini
Lihat Semua