LP Maarif NU Jajaki Kerjasama dengan Pemerintah Prancis
NU Online · Kamis, 28 Februari 2008 | 13:37 WIB
Jakarta, NU Online
Upaya peningkataan kualitas pendidikan di lingkungan NU terus diupayakan. Kali ini, pengurus LP Maarif NU menjajaki kerjasama dalam bidang pendidikan dengan pemerintah Perancis.
Wakil Ketua LP Maarif NU Dr. Sri Mulyati menjelaskan fihaknya telah mengadakan pertemuan dengan kedutaan Perancis di Indonesia dan bertemu dengan Dr. Dubois dan Dr. Dominique Robert beberapa waktu lalu.
Dijelaskan oleh Dosen UIN Jakarta ini bahwa dalam pertemuan tersebut, kedutaan besar Perancis menjelaskan beberapa program kerjasama pendidikan, termasuk pengembangan studi Islam.
âMengingat jumlah perguruan tinggi swasta lebih banyak, ke depan, kedutaan besar Perancis tampaknya akan mengembangkan kerjasama pengembangan pendidikan yang difokuskan pada lembaga pendidikan swasta yang memiliki perguruan tinggi,â tuturnya.
Beberapa program pendidikan yang sedang dirancang oleh pemerintah Perancis dalam tahun 2008 diantarnya adalah seminar, lokakarya, workshop, pertukaran mahasiswa dan dosen, baik dalam bidang ilmu agama, humaniora dan ilmu alam.
âUntuk perguruan tinggi NU, tampaknya yang perlu direncanakan adalah kerjasama peningkatan kualitas dosen,â katanya.
Namun, hal ini tidak harus dilakukan dalam bentuk beasiswa untuk studi di luar negeri, tetapi bisa juga dengan memberikan pelatihan atau pembinaan yang terarah kepada mereka di Indonesia.
Untuk bidang beasiswa, kedutaan besar Perancis setiap tahunnya memberikan rata-rata 10-15 beasiswa untuk program Master dan Doktor. Saat ini yang sedang berjalan lebih kurang 90 beasiswa untuk mereka.
Doktor lulusan McGill University ini menjelaskan, saat ini LP Maarif berupaya menginventarisir potensi perguruan tingginya sehingga kemudian bisa menunjuk beberapa diantaranya untuk dijadikan tempat pengembangan pendidikan yang dikerjasamakan dengan kedutaan besar Perancis. (mkf)Â
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua