Makanan pokok berupa nasi dan lauk pauk khas Indonesia di kota Mekkah, Arab Saudi, sangat mudah didapati oleh para jamaah haji Indonesia. Lauk pauk berupa sayur mayur, ikan, telur ayam, daging dan kerupuk sangat mudah di cari bagi jamah yang ingin mencicipi makanan Indonesia selama berada di tanah suci.
Harga yang ditawarkan oleh pedagang musiman ini bervariasi mulai dari paket 6 riyal atau sekitar 18 ribu rupiah yang berisi sayur mayur, ikan gabus dan kentang, hingga paket 10 riyal yang berisi daging, sayur mayur, kentang hingga kerupuk. Para pedagang musiman ini berjualan di beberapa sektor tempat pemukiman jamaah haji Indonesia.<>
Salah seorang mukimin, yang berjualan makanan khas di sektor 9 kota Mekkah Cecep Sudrajat mengaku senang dapat melayani jamaah calon haji Indonesia yang datang dari berbagai propinsi di Indonesia. Menurutnya lebih dari 100 jamaah setiap harinya membeli makanan yang dijualnya, mulai dari nasi, lauk pauk, ikan,daging hingga buah-buahan.
Menjelang puncak musim haji, permintaan makanan khas Indonesia terus meningkat, mengingat hampir di setiap sektor dan sudut kota mekkah arab Saudi dihuni oleh warga Negara Indonesia, tidak hanya jamaah haji namun para mukimin yang sudah menetap di sini pun memburu makanan Indonesia.
Setiap harinya omset yang didapatkan dari menjual makanan itu mencapai 2.000 riyal atau setara dengan 6 juta rupiah perhari. Asep Mengaku, untuk mendapatkan bahan pokok makanan yang diolah tidak begitu sulit, mengingat di Arab Saudi banyak warung maupun supermarket yang menjual makanan khas Indonesia.
Selain di sektor 9 kota Mekah makanan Indonesia juga menjamur di sekitar masjidil haram, mulai dari jagung bakar, ayam pangggang hingga bakso dan mie ayam yang dijual oleh para mukimin pada saat musim haji tiba. Bagi jamaah yang bosan dengan menu yang disajikan oleh pihak muasasah, alangkah lebih baiknya mencoba cita rasa makanan khas Indonesia dengan suasana kota yang berbeda. (dpg/nur)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
4
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
5
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua