Makassar Siap Gelar Muktamar NU ke-32
NU Online · Senin, 28 September 2009 | 03:21 WIB
Tidak ada yang kurang bagi Makassar sebagai tuan rumah pelaksanaan Muktamar NU ke-32 pada 25-31 Januari 2010 nanti, hal ini disebabkan adanya Fasilitas yang sangat memadai, juga kesejarahan NU yang luar biasa di Sulawesi Selatan, terutama basis Nahdliyin di wilayah ini yang mencapai hampir 80 persen.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah PBNU H. Andi Jamaro Dulung saat menghadiri acara Pertemuan Saudagar Bugis Makassar ke XI dan Musyawarah Besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan ke IX yang dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia H. Jusuf Kalla yang juga Mustasyar PBNU di
Gedung Utama Celebes Convention Centre Makassar, belum lama ini.<>
Makassar sebagai titik central dari Indonesia memiliki banyak sekali kelebihan Infrastruktur dan Suprastruktur untuk mendukung suksesnya kegiatan Mukatamar NU. Bahkan ketika melihat lokasi tempat persiapan yang akan digunakan H. Andi Jamaro Dulung menyatakan bahwa sudah sangat sesuai untuk menerima dan melayani seluruh kebutuhan peserta.
Ketika disinggung mengenai calon-calon Ketua Umum PBNU yang akan menggantikan KH. Ahmad Hasyim Muzadi, dia menyampaikan bahwa siapa pun itu dari semua calon yang ada merupakan Kader NU yang terbaik yang dimiliki oleh Nahdlatul Ulama dan sangat teruji di lapangan.
"Mereka insya Allah akan bersaing secara sehat, professional dan tetap mengedepankan aswaja sebagai ciri khas NU," terangnya.
Andi Jamaro berpesan kepada PWNU untuk tidak mengkhawatirkan masalah cuaca pada bulan Januari nanti.
"Insya Allah semuanya akan berjalan dengan semestinya," terang Andi Jamaro yang meminta PWNU untuk terus bergerak maju tanpa melupakan akar dan tradisi yang sudah mendarah daging dalam tubuh NU. (saz)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua