Gubernur kota Mekkah, Osama al-Bar meyakini bahwa dalam beberapa tahun ke depan, jumlah Muslim akan terus berlipat ganda. Demikian pula dengan arus informasi dan teknologi yang terus meluas selama satu dekade terakhir.
Dengan alasan inilah, al-Bar merencanakan Megaproyek yang sangat penting untuk mengakomodasi umat Muslim yang menunaikan ibadah haji dan umrah. Pemerintah akan Saudi mendatangkan ahli dari Turki dan Pakistan yang sangat ahli dalam arsitektur semacam ini.<>
Namun demikian, sang walikota yang gemar mengenakan jubah putih ini mengakui tak mudah merencanakan dan melaksanakan sebuah proyek raksasa. Pasalnya, semua proyek-proyek itu harus berjalan secara pararel. Artinya, hal ini akan memakan dana besar dan membutuhkan kerjasama semua pihak.
"Tantangan kedua, adalah topografi Mekkah yang berada di atas lembah dan pegunungan tinggi," paparnya. Situasi ini membuat Saudi harus mengerahkan sejumlah tenaga ahli dengan konstruksi terowongan dan terbiasa bekerja di topografi kota semacam ini. (min)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
5
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
6
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
Terkini
Lihat Semua