Menag Pastikan Tidak akan Cabut SKB 2 Menteri
NU Online · Senin, 20 September 2010 | 09:54 WIB
Menteri Agama Suryadharma Ali memastikan tidak akan mencabut Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Menteri mengenai pembangunan rumah ibadah. Suryadharma juga menegaskan tidak akan melakukan revisi terhadap surat bersama tersebut.
"Itu adalah peraturan yang intinya untuk menjaga kerukunan. Kalau itu tidak ada, maka di masyarakat akan menjadi bebas dan siapapun bisa melakukan apapun nantinya. Tapi kalau ada koridor, itu bisa berbarengan, bisa melakukan apa saja," kata Suryadharma sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Senin (20/9).
/>
Suryadharma juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan merevisi SKB Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 9/2006 dan No 8/2006 yang mengatur tentang pendirian tempat peribadatan. "Tidak ada revisi," jawabnya singkat.
Soal dukungan pendirian rumah ibadah oleh warga sekitar, Suryadharma menilai saat ini aturan yang berlaku sudah sangat mudah. Padahal dulu, sebelumnya, warga yang mau mendirikan rumah ibadah harus mendapat dukungan dari warga sekitarnya sekitar 400 kepala keluarga.
"Soal dukungan penduduk itu sekarang sangat moderat, jadi kalau dulu ada permintaan ukuran dukungan 400 kepala keluarga (KK), jadi kalau 400 KK katakan satu rumah 3 orang berarti 1.200 orang. Ini kan 60-90 orang (aturan yang berlaku saat ini)," ujarnya. (min)
Terpopuler
1
PBNU Umumkan Susunan Kepengurusan 2026–2031 Hari Ini
2
Susunan Lengkap Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Kabar Baik, Kemenhaj Turunkan Masa Tunggu Haji Jadi 14 Tahun
4
Hari Ke-15 Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Tenggelam: 2 Jenazah Ditemukan, 69 Masih Hilang
5
Gaji Guru dan Nakes PPPK Ditanggung APBN 2027 Sebesar Rp23 Triliun
6
Terkena Percikan Air Kloset Bercampur Najis, Apakah Badan dan Handuk Ikut Najis?
Terkini
Lihat Semua