Jakarta, NU.Online
Pemerintah Mesir mengusulkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk membentuk pasar bersama bagi 55 negara anggota organisasi Islam itu.
"Dalam menghadapi perkembangan dunia yang tidak menentu saat ini, OKI perlu membentuk pasar bersama guna memperkuat kerjasama ekonomi dan perdagangan antar anggota," kata Perdana Menteri Mesir Prof Dr Atef Ebeid, Rabu.
<>Ebeid didampingi Menlu Mesir Ahmed Maher mewakili Presiden Mesir Hosni Mubarak menghadiri KTT OKI ke-10 selama dua hari yang dimulai Kamis di Putra Jaya Convention Center. Ebeid yang dikenal sebagai pakar ekonomi ini menilai, 55 negara anggota OKI dengan total jumlah penduduk mencapai lebih dari satu milyar jiwa tersebut memiliki potensi ekonomi rakasa.
"Sesungguhnya OKI memiliki potensi ekonomi dan perdagangan yang luar biasa besarnya. Oleh karena itu, untuk menggali potensi itu, mutlak diperlukan pembentukan pasar bersama," ujar PM Ebeid yang juga mantan Menteri Ekonomi negeri Piramida itu.(Ant/Cih)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
3
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
4
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
5
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
6
‘Gak Srawung Gak Ditulung’: Etika Bertetangga di Zaman Serba Sibuk
Terkini
Lihat Semua