Muhaimin Mengaku Menang di Kandang, Kalah di Luar
NU Online · Jumat, 7 Januari 2011 | 02:51 WIB
Mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang juga Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengaku dirinya sering kalah ketika 'berkelahi' di luar PKB. Namun itu tidak menyebabkan dirinya jenuh untuk 'berkelahi' dengan sesama kader di dalam PKB karena bisa menjadi ajang latihan.
"Ada tradisi yang saya ikuti baik itu berasal dari PKB maupun PMII yakni kalau dalam kandang kita selalu berkelahi terus-terusan dan kita menang, namun begitu keluar kandang kita kalah. Akan tetapi secara tidak langsung ini juga lah yang membuat kita mampu bertahan," katanya di depan Peserta Pra Kongres Temu Pimpinan Nasional PKC dan PC PMII se-Indonesia di Auditorium Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (6/1).<>
Meski dikritik banyak pihak karena belum berhasil mengakhiri konflik dan membesarkan pertai yang dipimpinnya, Muhaimin tetap berharap kader PMII mampu melakukan sesuatu kerja positif dalam membangun bangsa dan negara. "Saya berharap PMII terus mengembangkan potensi kaderisasi yang sangat banyak di negara kita ini," katanya.
Kegiatan Pra Kongres yang dilaksanakan oleh PKC PMII Jakarta ini dilaksanakan pada 5 hingga 9 Januari 2011 mendatang. Adapun jumlah peserta yang terdaftar di Panitia Pelaksana menurut Sekretaris Panitia Fatkhu Yasik adalah 18 PKC PMII dan 42 PC PMII seluruh Indonesia.
Lebih lanjut disampaikan oleh Fatkhu, dua hal penting yang dibahas dalam kegiatan ini yaitu 'Tata Kaderisasi dan Tata Institusi'. Gagasan ini diharapkan dapat berjalan maksimal tentunya untuk mendisiplinkan kader dalam berorganisasi pada tubuh PMII.
"Hal lainnya adalah pembahasan berupa konsep serta gagasan untuk rekomendasi kongres yg akan dibawa pada pelaksanaan Kongres PMII yang akan datang," ujar Fathku. (saz)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
4
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua