MUI Curigai Ada Ajaran Sesat di Tasikmalaya
NU Online · Rabu, 16 Juni 2010 | 05:24 WIB
Majelis Ulama Indonesia Kota Tasikmalaya mencurigai ada ajaran sesat dari ajaran Islam sejak dikabarkan seseorang mengaku nabi datang ke Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Kecurigaan terindikasi adanya seseorang berinisial SK yang diketahui menyimpang dari ajaran Islam itu, diungkapkan Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya KH Mufti Aminudin Bustomi, di Tasikmalaya, Selasa (15/6).<>
Namun, untuk kepastiannya, kata dia harus menunggu fatwa dari MUI Pusat. "Kalau indikasi penyimpangannya, memang ada," katanya.
Kedatangan seseorang yang dicurigai tersebut, kata Mufti berdasarkan informasi ada seseorang mengaku sebagai nabi, sehingga dikhawatirkan kedatangannya berdampak negatif terhadap umat muslim di Kota Tasikmalaya.
"Para ulama telah mengetahui hal itu, tetapi belum ada kejelasan tentang kedatangan orang tersebut," kata Mufti.
Mufti meminta Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) untuk segera menindaklanjuti adanya indikasi ajaran sesat itu.
"Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap ajaran-ajaran yang menyimpang dari ajaran Islam," katanya. (ful)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
2
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
3
Khutbah Jumat: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Kemaksiatan
4
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
5
RAPBN 2027 Tembus Rp4.097,2 Triliun, DPR: Harus Berdampak dan Menjawab Harapan Rakyat
6
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
Terkini
Lihat Semua