MUI Diminta Turun Tangan Bubarkan Klub Poligami
NU Online · Sabtu, 24 Oktober 2009 | 08:03 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) diminta turun tangan membubarkan Klub Poligami yang dinilai meresahkan masyarakat. Tidak hanya kalangan ibu rumahtangga, kalangan kampus dan ulama di Bandung pun memprotes organisasi yang datang dari Malaysia ini.
Dosen Universitas Negeri Islam SGD Bandung Jujun Junaedi mengecam keras atas hadirnya klub poligami di Bandung. Dia berharap supaya MUI segera mengambil langkah untuk menyikapi masalah tersebut.<>
"Kok, dakwah Islam melalui poligami. Poligami diperbolehkan Islam dengan syarat harus adil. Bisa tidak kita belaku adil?" katanya di Bandung, Sabtu (24/10).
MUI diminta bergerak dan tidak tinggal diam dalam menyikapi persoalan itu. Pihaknya tak berharap MUI baru mengambil tindakan manakala klub tersebut banyak mengundang mudhorot ketimbang nilai positif untuk masarakat.
Jujun sendiri menolak jika hanya sunnah Rasul berupa poligami yang dibesar-besarkan. ”Sunnah Rasul itu, kata dia, sangat banyak, tapi mengapa harus poligami yang diekpos,” katanya.
Ia khawatir, dengan menggembar-gemborkan poligami, klub ini akan membuat cemas kalangan ibu rumahtangga dan bisa jadi akan membenci ajaran Islam. (sam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jangan Tunda Amal Baik
2
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
3
Khutbah Jumat: Memudahkan Urusan Orang Lain, Jalan Menuju Ridha Allah
4
Gus Ipul Tegaskan Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Sah dan Transparan
5
Gus Ipul: Mekanisme Pemilihan Ketua Tanfidziyah Lewat AHWA Otomatis sampai Ranting
6
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
Terkini
Lihat Semua