MUI: Perencanaan yang Profesional akan Memakmurkan Masjid
NU Online · Senin, 12 Maret 2012 | 23:12 WIB
Jakarta, NU Online
Selama ini, tanggungjawab untuk memakmurkan masjid dibebankan kepada segelintir pengurus saja. Padahal, menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), masjid harus dikelola masyarakat dan jamaah secara bersama-sama dan dengan perencanaan kegiatan yang profesional.<>
Sekretaris Jendral MUI, Ichwan Syam berpendapat, kehadiran masjid yang baik adalah yang mampu menjadi pusat kegiatan umat di lingkungannya.
''Masjid sebagai rumah ibadah harusnya memiliki kegiatan yang terencana untuk bisa menjadi pusat kegiatan. Tidak hanya kegiatan keagamaan saja tetapi harus bisa berperan secara sosial,'' kata Ichwan di Jakarta, Senin (12/3).
Bila sebuah masjid memiliki program yang terencana, maka tidak akan ada kevakuman terhadap kegiatan pengelolaannya. Kegiatan profesional di dalam masjid itu, kata Ichwan, tidak hanya melakukan aktifitas sholat rawatib saja.
''Tetapi harus melakukan juga sholat sunah, sholat Jumat, doa bersama, dakwah hingga zikir. Intinya pengelolaan masjid itu harus maksimal,'' tutup Ichwan.
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua