MUI Sumut Desak Pengajian al-Haq Hentikan Ajarannya
NU Online · Sabtu, 10 April 2010 | 04:29 WIB
Kelompok pengajian yang dinilai aliran sesat, al Haq diduga melakukan penculikan terhadap sejumlah perempuan muda dari Sumatera Utara (Sumut), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut mendesak agar ajaran tersebut dihentikan.
Kepala Bidang Fatwa MUI Sumut, Ramlan Yusuf Surbakti menyatakan, sedikitnya ada empat alasan mengapa Pengajian al-Haq dinyatakan kelompok aliran sesat. Pertama pengajian dilakukan secara sembunyi-sembunyi karena para wanita yang menjadi anggota pengajian tidak memberitahukan lokasi dan keberadaan kelompok tersebut kepada orang tua apalagi kepada pihak lain. Kemudian menanamkan doktrin bahwa orang tua atau orang lain adalah musuh karena bukan sebagai anggota pengajian<>.
“Selain itu, kelompok pengajian al-Haq tidak mengajarkan Al Quran secara keseluruhan atau kaffah. Aliran kelompok al-Haq hanya mempercayai Al Quran namun tidak meyakini hadist,” tukas Surbakti kepada wartawan di Medan, Jum'at (9/4).
MUI juga menyatakan kecamannya terkait dengan adanya laporan aliran ini melakukan penculikan terhadap wanita muda untuk kepentingan di luar ajaran Islam.
Dugaan penculikan yang dilakukan al-Haq muncul setelah salah seorang korban, Nurhidayah, sempat pulang ke rumahnya di kawasan Jl Pelita IV, Kecamatan Medan Timur, Sumut, beberapa waktu lalu. Nurhidayah kemudian pergi lagi dari rumah dan kembali bergabung dengan kelompok al-Haq yang bermarkas di Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) setahun lalu.
Perilaku wanita yang telah menjadi anggota pengajian al-Haq berubah setelah ikut menjadi anggota. Salah satunya berubah menjadi pendiam, suka mengurung diri di kamar dan tidak mau melaksanakan ibadah salat dengan anggota keluarga. Ada beberapa wanita lainnya yang dikabarkan hilang, diduga berada di Aceh menjalankan aktivitas bersama kelompok pengajian ini di sana. Kasus hilangnya para wanita muda tersebut sudah dilaporkan ke Polda Sumatera Utara. (ful)
Terpopuler
1
Susunan Lengkap Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
PBNU Umumkan Susunan Kepengurusan 2026–2031 Hari Ini
3
Suyudi Ario Seto Segera Dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri Hari Ini
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Ikhlas dan Meluruskan Niat dalam Beramal
5
Wajah Baru Kepengurusan PBNU 2026-2031: Masuk Dua Tokoh Disabilitas di Kepengurusan
6
Susunan Pengurus 2026-2031 Terbentuk, Ketua Umum PBNU: Mulai Besok Kita Berkhidmah
Terkini
Lihat Semua