Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat, menyatakan tidak sepakat dengan adanya Festival Film Q (Festival Film Gay, Lesbian) yang diselenggarakan di Jakarta.
"Kalau MUI kan jelas dalam soal tontonan, jangan yang begituan (Festival Film Q). Infotaiment saja kan MUI sudah nyatakan haram," kata Ketua MUI Provinsi Jawa Barat, KH Hafidz Utsman, di Bandung, Rabu (29/9).<>
Terkait dengan tuntutan Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta yang menolak pelaksanakaan festival tersebut, pihaknya tidak mempermasalahkan hal itu.
"Setiap orang bebas mengutarakan pendapatnya namun yang harus digarisbawahi dalam menyampaikan pendapat tidak boleh anarkis," ujarnya.
Ia berharap, setiap tontonan yang ditayangkan untuk masyarakat umum tidak hanya menjadi sebuah tontonan saja melainkan bisa menjadi tuntunan.
Rencananya, Festival Film Q akan berlangsung di 12 tempat di Jakarta. Selain di Goethe Institut, film juga akan digelar di Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Hius dan Pusat Kebudayaan Prancis.
Berapa di antara film tersebut adalah Bad Boys Cell 425 yang disutradarai Janusz Mrozowski, dengan durasi 123 menit. Film ini dibuat di Prancis pada 2009 dengan bahasa Inggris.
Film lainnya yang diputar adalah Fucking Different Tel Aviv yang disutradarai warga negara Israel Queer Crossover, dan dibuat tahun 2008. (ant/sam)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua