MUI Tolak Kedatangan Delegasi Israel di Konferensi IPU
NU Online · Kamis, 26 April 2007 | 02:54 WIB
Jakarta, NU Online
Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak kedatangan delegasi Israel pada Konferensi Inter Parlementary Union (IPU) di Bali pada 29 April - 4 Mei 2007.
"Penolakan itu didasarkan pertimbangan bahwa Israel adalah negara penjajah bagi negara dan bangsa Palestina dan Lebanon Selatan. Kita tahu, penjajahan bertentangan dengan Pembukaan UUD 1945 alinea pertama," kata Ketua Dewan Pimpinan MUI KH Cholil Ridwan di Jakarta, Rabu.
Tidak itu saja, Israel juga telah melakukan berbagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat seperti pembunuhan sipil terhadap warga sipil Palestina termasuk kaum wanita dan anak-anak yang tidak berdosa, menimbulkan kemiskinan, kerusakan serta memenjarakan para menteri dan anggota parlemen Palestina.
Israel juga merupakan negara yang tidak menghormati hukum internasional dengan menolak berbagai Resolusi Dewan Keamanan PBB, terutama mengenai penarikan pasukan/kekuatan militernya dari wilayah Palestina yang dikuasai paksa sejak perang Arab-Israel.
Karena itu, Dewan Pimpinan MUI menyampikan penolakan atas kedatangan delegasi Israel pada Konferensi IPU, kepada Sekjen IPU dan meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk tidak memberikan visa bagi delegasi Israel.
"Dengan mendukung kedatangan delegasi Israel, maka Pemerintah Indonesia berarti mengakui kedaulatan negara Israel dan itu bertentangan dengan kebijakan politik luar negeri RI," kata Cholil. (ant/mad)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
4
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
5
NU Online Raih AMSI Awards 2026 Kategori Inovasi Strategi dan Engagement Terbaik
6
PBNU Terima Kunjungan BTN dan BSN, Bahas Akses KPR Subsidi bagi Warga NU
Terkini
Lihat Semua