Muslim Selandia Baru Promosikan Islam pada Non-Muslim
NU Online · Sabtu, 8 Agustus 2009 | 07:50 WIB
Memperkenalkan Islam kepada penganut agama lain bisa dilakukan dengan beragam cara. Guna memberi pemahaman tentang ajaran Islam yang sebenarnya, umat Muslim di Selandia baru membuka pintu masjid mereka untuk dikunjungi penganut agama lain. Upaya mempromosikan Islam itu dikemas dalam sebuah acara bertajuk ''Pekan Pemahaman Islam.''
Pekan Pemahaman Islam itu akan dimulai Senin (10/8) mendatang. Menurut Presiden Federation of Islamic Associations New Zealand (FIANZ), Anwarul Ghani, masjid-masjid di seluruh kota di negeri itu akan membuka pintunya sepanjang hari untuk dikunjungi non-Muslim yang mau belajar tentang agama Islam.<>
"Dalam Pekan Pemahaman Islam, orang-orang non-Muslim Selandia Baru akan diberi kesempatan untuk mempelajari tentang Islam, baik pengetahuan tentang keimanan, nilai-nilai agama, maupun praktik ibadah," ungkap Ghani seperti dikutip NZPA, Jumat (7/8).
Menurut Ghani, Pekan Pemahaman Islam kali ini mengusung tema al-Mizan yang berarti keseimbangan hidup. "Islam mengajarkan keseimbangan dalam segala aspek kehidupan baik dari segi ekonomi, lingkungan, politik, etnis, keluarga, maupun gender," tuturnya menjelaskan.
Hampir seluruh masjid dan Islamic Centre yang tersebar di Selandia Baru akan menggelar acara itu. Sederet acara telah disiapkan untuk memeriahkan Pekan Pemahaman Islam itu. Acara yang akan disajikan untuk mengenalkan Islam itu, antara lain, berupa diskusi panel tentang Islam, pameran hasil kesenian dan kerajinan Muslim, juga ada pameran makanan Islami.
Rencananya, acara tersebut akan dibuka oleh Menteri Kerja Sama Budaya Selandia Baru, Pansy Wong, di Wellington. Sebenarnya, Pekan Pemahaman Islam sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Umat Muslim di Selandia Baru sudah menyadari pentingnya mempromosikan ide tentang keanekaragaman di negara tersebut. (min)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua