Muslim Singapura Heran Ibadah Kurban Dibantu Biarawati
NU Online · Rabu, 9 November 2011 | 10:01 WIB
Sleman, NU Online
Perwakilan Muslim Singapura, yang memberi kambing kurban ke warga lereng Merapi, merasa heran saat umat kristiani datang membantu prosesi kurban. Zaenal Muttaqin, perwakilan muslim Singapura yang datang memantau, mengatakan sempat kaget melihat hal tersebut.<>
"Saya sempat kaget juga, tapi tidak apa-apa. Itukan IKPM dan Pondok yang mengatur," katanya di sela-sela penyembelihan kambing. Zaenal heran karena kurban merupakan ibadah bagi umat Islam. Tapi, kenapa pelaksanaan ibadah itu dibantu pemeluk agama lain.
Meski sempat heran, Zaenal akhirnya memaklumi para biarawati yang membantu memotong daging dan membungkusnya. Mungkin, kata Zaenal, pondok pesantren atau IKPM (Ikatan Keluarga Pondok Modern) memang terbiasa saling membantu dalam pekerjaan seperti ini.
Muslim Singapura memberi sumbangan hewan kurban sebanyak 200 kambing yang disembelih di kawasan Pesantren Al-Qodir pada Selasa (8/11) lalu. Hasil penyembelihan akan diberikan pada warga lereng yang paling dekat dengan Merapi. Yaitu warga Kecamatan Cangkringan, Turi, dan Pakem.
Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern Gontor (IKPM), Imam Muharrom, mengatakan target pembagian sebanyak 6000 bungkus.
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
4
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua