Muslimat NU Sediakan Layanan Psikososial untuk Korban Gempa Sumbar
NU Online · Ahad, 18 Oktober 2009 | 12:29 WIB
Muslimat NU berkomitmen menyediakan layanan psikososial (physicologycal healing) bagi korban gempa bumi di Sumatera Barat, terutama bagi anak-anak.
Demikian diungkapkan Ketua Umum Pucuk Pimpinan (PP) Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, usai menghadiri Halal bihalal Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Blitar di Stadion Srengat, Blitar, Sabtu (17/10).<>
Menurut Khofifah, pihaknya telah mengirim tim dokter untuk menjalankan tugas tersebut. "Kami mengirimkan lima orang dokter dan lima orang perawat setiap minggu selama dua bulan," kata mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan era pemerintahan Gus Dur ini.
Muslimat, lanjut Khofifah, memberikan perhatian khusus pada anak-anak karena mereka termasuk kelompok yang rentan. Kebetulan, katanya, Muslimat punya lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Padang Pariaman.
"Ada satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) teladan tingkat nasional yang dikelola Muslimat NU berada di wilayah Padang Pariaman," tambahnya.
Program layanan psikososial dan kesehatan bagi korban tersebut telah dilakukan selang beberapa hari terjadinya gempa. Sejak program tersebut dilakukan, sebanyak empat buah ambulans dioperoperasi di lokasi. "Adapun titik-titik penanganan ditentukan oleh Muslimat NU," jelasnya.
Dikatakannya, di setiap titik pelaksanaan pelayanan psikososial, khususnya psikologi dilakukan selama tiga hari. Saat ini, pelaksanaan program tersebut Berada di bawah koordinasi Community Based Disaster Risk Management (CBDRM) NU.
Sebelumnya, program penanganan korban pascabencana juga dilakukan oleh Muslimat NU pada musibah gempa di Tasikmalaya, Jawa Barat,
Sementara, pada bencana tsunami yang menimpa Aceh beberapa tahun lalu, Muslimat NU mendirikan pesantren.
"Awalnya adalah program pendirian panti asuhan berbasis pesantren. Akan tetapi selanjutnya berbentuk pesantren yang berlanjut hingga sekarang," paparnya. (mad)
Terpopuler
1
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
2
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
3
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
4
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
5
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
6
BGN Sebut 240 Ribu Satuan Pendidikan Belum Terima MBG
Terkini
Lihat Semua