Blora, NU Online
MWC NU Blora Kota I, Blora, Jawa Tengah, kembali menggelar kajian kitab kuning. Kali ini, kajian kitab kuning akan dilaksanakan pada Ahad (18/12) bertempat di Gedung MWC NU Blora Kota I, di Desa Pelem, Jalan Raya Perempatan Bangkle-Kamolan.
Sekretaris MWC NU Blora Kota I, HM Thoha Musthofa MSi mengatakan, kajian kitab kuning merupakan kegiatan rutin setiap bulannya. Kajian tersebut diikuti seluruh pengurus MWC, dan pengurus ranting NU se-wilayah MWC NU Blora Kota I.
<>
”Untuk kajian kitab kuning kali ini, akan mulai dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB,” ujarnya.
Biasanya, kajian kitab kuning dilaksanakan sekitar setengah jam. Setelah itu dilanjutkan tanya jawab yang berkaitan dengan tema yang sedang dibahas dalam kitab kuning tersebut. Sedangkan petugas yang membaca untuk setiap pertemuan berganti-ganti. Dan, rata-rata diambilkan dari kalangan syuriah.
”Alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan sekitar lima tahun,” tambahnya.
Usai pembacaan dan dialog kitab kuning, tambah dia, dilanjutkan pembahasan dan evaluasi program-program MWC. Selain menambah pemahaman tentang agama, melalui kegiatan tersebut juga dijadikan ajang konsolidasi pengurus dan mempererat jalinan tali silaturrohmi diantara sesama pengurus.
Sementara itu, pengurus MWC NU lainnya, Agus Abdulloh menambahkan, kitab kuning yang dibaca dalam pertemuan tersebut adalah Fathul Qorib atau yang dikenal dengan sebutan Taqrib. Kitab tersebut membahas persoalan fiqh. Diantaranya berkaitan dengan thoharoh, sholat, puasa, zakat, haji, muamalah, jinayat, munakahat dan mawaris.
”Pembahasan materinya menggunakan pendekatan tematik,” ujar Agus, yang juga mahasiswa program pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Sholihin Hasan
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua