Potensi warga nahdliyin (NU) di Kabupaten Lilmapuluh Kota Sumatera Barat harus dikelola secara profesional dan terprogram. Sehingga potensi tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah ini.
Wakil Ketua PWNU Sumatera Barat Ir. Darmansyah M.Sc menegaskan hal itu pada Rapat Konsolidasi Pengurus Cabang NU Kabupaten Limapuluh Kota, Ahad (28/11/2010). &l<>t;br />
Rapat dihadiri pimpinan cabang Lembaga, Lajnah dan Badan Otonom di lingkungan NU Kabupaten Limapuluh Kota, berlangsung di ruang pertemuan Radio Total FM Tanjung Pagi, Limapuluh Kota. Demikian dilaporkan Kontributor NU Online Bagindo Armaidi Tanjung di Padang.
Menurut Darmansyah, peran Nahdlatul Ulama ikut menentukan dalam pengembangan ekonomi rakyat. Karena itu, NU adalah organisasi masyarakat (ormas) terbesar di Indonesia yang harus berbuat untuk rakyat di Kabupaten Limapuluh Kota. PWNU Sumbar berharap warga nahdliyin di Limapuluh Kota harus bisa dikonsolidasikan secara sistematis, terencana dan massif.
“Keberhasilan pengelolaan potensi warga nahdliyin tergantung pula bagaimana pengurus dan kader NU berkhidmat secara bersungguh-sungguh dan berjamaah,” kata Wakil Ketua PWNU Sumbar Dr H Dasril, MA menambahkan.
Dikatakan Dasril, semua warga nahdliyin harus menjadi jamaah tariqah. Karena nafas paham alussunnah wal jamaah adalah tariqah.
Sedangkan Sekretaris PWNU Sumbar Husni Kamil Manik menyebutkan, konsolidasi pengurus NU di Kabupaten Limapuluh Kota merupakan langkah strategis gerakan NU ke depan secara khusus dan ahlussunnah wal jamaah secara umum di Sumatera Barat.
“Rapat konsolidasi ini merupakan langkah awal PCNU Limapuluh Kota untuk merapatkan barisan menyusun program kerja. Hal ini penting mengingat kepengurusan PCNU Limapuluh Kota baru menerima SK pengesahan dari PBNU. PCNU Limapuluh Kota sudah sepakat untuk bersama-sama dan merapatkan barisan dalam
berkhidmat di tengah umat,” kata Ketua PCNU Limapuluh Kota Syahrul. (bat)
Terpopuler
1
Kiai Zulfa: Yang Sudah Jadi Pejabat dan Menteri Tak Perlu Dipaksa Mimpin NU
2
Khutbah Jumat: Hikmah Mengingat Kematian dalam Islam
3
Khutbah Jumat: Keluarga sebagai Madrasah Pertama
4
Gus Yahya Masuk Delegasi Indonesia untuk Beri Penghormatan kepada Sayyid Ali Khamenei
5
18 Tahun Bertahan di Tengah Tambang, Warga Kalimantan Selatan Tuntut Keadilan Lingkungan
6
Kalkulator Waris NU Online: Hitung Hak Ahli Waris dalam Sekejap
Terkini
Lihat Semua