Nahdlatul Ulama (NU) tidak membatasi pilihan warga NU hanya satu partai politik saja. Warga NU diberi kebebasan untuk memilih partai politik yang benar-benar mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Hasyim di Jakarta, Rabu (17/12) kemarin menyatakan tidak berkenan dengan pernyataan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yang melarang warga NU memilih partai politik baru.<>
Pernyataan dinilai menghalang-halangi hak politik warga NU. "Ndak boleh ada seruan seperti itu," kata katanya.
Ditegaskan, dirinya tidak mempunyai hubungan khusus dengan PKB. Menurut pengasuh Pondok pesantren Al-Hikam itu, NU dekat dengan semua partai politik tak hanya PKB. Apalagi, saat ini sejumlah parpol banyak dihuni oleh kader-kader NU.
Hasyim menyadari semua partai politik akan melakukan berbagai manuver untuk mendapatkan simpati warga NU. Hanya saja, dia mengingatkan agar partai politik tersebut berbuat sesuatu untuk warga NU.
"Kalau berbuat untuk NU dan masyarakat, kalau programnya riil untuk mereka, tidak diimbau pun akan memilih partai tersebut," katanya. (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua