NU Turunkan Tim Medis Bantu Korban Longsor di Bandung
NU Online · Kamis, 15 November 2007 | 08:08 WIB
Nahdlatul Ulama (NU), melalui Community Based Disaster Risk Management (CBDRM), menurunkan tim medis untuk membantu warga korban longsor di Dusun Cirawa, Dusun Neglasari Desa Cibeureum, Kabupaten Bandung, Jumat (9/11) lalu.
Sebanyak tiga dokter, antara lain, dr Affan Hermawan, dr Luki Nugraha, dr Herdiansyah Saputra, dan tiga relawan diterjunkan langsung untuk memberikan pengobatan gratis kepada para warga korban bencana yang telah menimbun sebanyak 25 rumah dan dua masjid di daerah itu. Pengobatan gratis diberikan kepada 500 warga.<>
Dokter Affan yang juga Koordinator Tim Medis CBDRM NU, mengatakan, secara umum, pasien yang sebagian besar orang dewasa itu menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), gatal-gatal dan kecapean.
“Sebelumnya, mereka tidak tertangani dengan baik. Kita (CBDRM) merupakan pihak pertama yang memberikan pengbatan seperti ini. Sebelumnya ada dari pihak Puskesmas setempat, Cuma masalahanya, obatnya terbatas,” terangnya.
Awalnya, ia mengaku aksi sosial itu akan berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan baik dari warga mengingat lokasi yang masih sulit dijangkau. “Lumpur akibat longsoran tersebut masih menggenangi, orang yang akan datang mungkin susah. Tapi, syukur alhamdulillah, sambutan warga sangat baik, banyak yang datang,” katanya.
Namun demikian, katanya, pengobatan gratis itu pun belum cukup dan harus ada tindak lanjutnya. Ia mengatakan, pihaknya telah menyampaikan permasalahan yang dihadapi warga kepada Departemen Sosial.
“Selanjutnya, kita berharap pemerintah bisa berbuat lebih banyak untuk para korban,” ujarnya. (rif)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Adha 1447 H: Kurban dan Indahnya Berbagi untuk Sesama
2
Qadha Puasa Ramadhan di Hari Tarwiyah dan Arafah, Tetap Dapat Pahala Puasa Sunnah?
3
Lafal Niat Puasa Tarwiyah Malam Ini dan Keutamaan Melaksanakannya
4
Sumatra Blackout: Dari Aceh hingga Lampung, Aktivitas Warga Lumpuh
5
NU Care LAZISNU Perkuat Program Ekonomi UMKM di Pringsewu Lampung
6
Alih Fungsi Lahan hingga Konflik Agraria Membayangi 10 Tahun Perjanjian Paris di Pulau Jawa
Terkini
Lihat Semua