NU Yogyakarta Imbau Warganya Tak Golput dalam Pilpres
NU Online · Sabtu, 4 Juli 2009 | 00:19 WIB
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DI Yogyakarta mengimbau warganya agar menggunakan hak pilih atau tidak golput dalam Pemilu Presiden pada 8 Juli mendatang. Hak pilih yang dimiliki setiap warga negara itu harus digunakan secara bertanggung jawab.
Imbauan resmi organisasi tersebut dikeluarkan PWNU bersama seluruh badan otonom di bawahnya, yakni, Muslimat NU, Fatayat NU, Gerakan Pemuda Ansor, Ikatan Pelajar NU dan Ikatan Pelajar Putri NU.<>
Imbauan lainnya, warga NU se-Yogyakarta diminta tidak tergoda praktik politik uang (money politic). Hal yang sama diimbau kepada para tim sukses masing-masing pasangan capres dan cawapres.
“Dalam proses Pilpres, NU sangat menentang digunakannya money politics karena hal itu akan menjerumuskan umat ke dalam risywah (suap-menyuap) yang dilarang ajaran Islam,” ungkap Penjabat Ketua PWNU Yogyakarta, Moch. Maksum, melalui siaran pers yang dikirimkan kepada NU Online, Jumat (3/7).
Maksum menegaskan, NU, sebagai organisasi sosial keagamaan, tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis Pilpres. “Keterlibatan aktor strategis, anggota dan personil fungsionaris NU dalam memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres adalah dalam kapasitasnya sebagai pribadi, bukan mewakili jamiyah NU,” ujarnya. (rif)
Terpopuler
1
Maju Calon Ketua Umum PBNU, Gus Yusuf Soroti Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Pesantren
2
Khutbah Jumat: Menyeimbangkan Antara Percaya Takdir dan Tuntutan Menjaga Kesehatan
3
Khutbah Jumat: Menjaga Kesehatan dengan Berolahraga, Ikhtiar Menjaga Amanah dari Allah
4
Gus Rozin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Bawa Misi Benahi Organisasi
5
Kongres Umat Islam Indonesia Usulkan Pembentukan Danantara Syariah untuk Konsolidasikan Ekonomi Umat
6
Prabowo Tuding Masih Ada Londo Ireng dengan Wajah Wartawan hingga LSM
Terkini
Lihat Semua