Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Konferensi Islam (OKI) - Prof. Ekmeleddin Ihsanoglu mengutuk gelombang aksi kekerasan di Irak yang menewaskan ratusan warga sipil tak bersalah dan mencederai ratusan orang lainnya.
Ekmeleddin Ihsanoglu menegaskan, aksi kekerasan tersebut melanggar ajaran Islam. Para pelaku kriminal itu harus diajukan ke pengadilan, kata Sekjen Ihsanoglu dan menambahkan bahwa OKI senantiasa mendukung pemerintah dan rakyat Irak.<>
"Aksi kekerasan yang tidak berperikemanusiaan ini merupakan musuh rekonsiliasi dan stabilitas di Irak," kata Ihsanoglu.
Sepanjang pekan lalu, serentetan serangan bom terjadi di ibukota dan beberapa provinsi lainnya di negara bergolak itu. Sedikitnya 15 orang tewas pada Jumat (25/6) ketika sebuah bom meledak di sebuah pasar di pusat kota Baghdad.
Bom meledak sehari setelah Perdana Menteri Nuri Al-Maliki, mengambil langkah untuk meyakinkan warga Irak bahwa pasukan keamanannya dapat melindungi warga menyusul ledakan bom berskala besar menewaskan puluhan orang.
Serangan bom serupa juga terjadi pada Rabu pekan lalu di pasar perkampungan warga Syiah yang ramai di kota tetangga Sadr City di timur laut Baghdad. Itu ialah salah satu serangan bom paling mematikan, yang menewaskan lebih dari 60 orang dan melukai 300 orang lainnya.
PM Al-Maliki menyeru warga Irak untuk memberikan informasi kepada militer dan polisi jika mengetahui potensi serangan. Hal itu guna memastikan bahwa negara seribu satu malam tidak kembali ke kerusuhan sektarian yang melanda negeri itu sepanjang 2006-2007.
PM Al-Maliki mengatakan serangan yang terjadi di berbagai penjuru Irak itu merupakan bagian dari rencana yang bertujuan untuk menghidupkan kembali aksi sektarian. Aksi itu dianggap provokasi yang menimbulkan malapetaka dan menggagalkan proses politik dan upaya warga Irak untuk mulai mandiri. (ant)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
6
Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Soal Hadis Rukyatul Hilal dari Perspektif Ilmu Nahwu
Terkini
Lihat Semua