Pakistan Peringatkan AS Dampak Penambahan Pasukan di Afghanistan
NU Online · Jumat, 27 November 2009 | 00:06 WIB
Pemerintah Pakistan meningkatkan peringatan-peringatan bahwa keputusan AS untuk mengirim puluhan ribu tentara lagi ke Afghanistan dapat menggoyahkan wilayah barat dayanya yang dilanda pemberontakan.
"Yang hanya kami khawatirkan adalah bahwa apabila AS mengirim lagi pasukan ke daerah Helmand Afghanistan, jika ada arus para gerilyawan mereka akan bergerak ke Baluchistan," kata Perdana Menteri Yousuf Raza Gilani dalam jumpa pers-nya, Kamis (26/11).<>
Presiden AS Barack Obama diperkirakan akan memerintahkan lebih dari 30.000 tentara tambahan untuk bertempur melawan pemberontakan yang dipimpin Taliban di Afghanistan apabila ia mengungkapkan strategi baru Afghanistan pekan depan.
"Ini adalah kekhawatiran yang sudah kami bicarakan dengan pemerintah AS, bahwa arus gerilyawan ke arah Baluchistan harus diawasi jika tidak hal itu dapat menggoyahkan Baluchistan," kata Gilani yang berbicara dalam bahasa Inggris.
Situasi keamanan memburuk secara cepat di Pakistan sejak Islamabad bergabung dengan "perang terhadap teror" pimpinan AS dan ratusan gerilyawan Taliban dan kelompok yang punya hubungan dengan al-Qaida lari memasuki Pakistan setelah invasi pimpinan AS di Afghanistan akhir tahun 2001.
Serangan-serangan bunuh diri dan bom-bom menewaskan lebih dari 2.550 orang dalam 29 bulan dan sekitar 2.000 tentara tewas dalam memerangi para gerilyawan sejak tahun 2002. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua