Sengketa Palestina-Israel tak kunjung usai. Presiden Palestina Mahmoud Abbas pun menyebut negara Zionis itu lebih memilih penjajahan ketimbang damai.
"PM Israel (Benjamin Netanyahu) sudah diberi pilihan untuk menempuh jalan damai atau terus menjajah kami. Tampaknya, ia memilih yang kedua," papar Abbas, Sabtu (28/11).<>
Abbas pun berpendapat rencana Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di lahan Palestina sia-sia belaka. Pasalnya, hal itu tidak cukup sebagai prasyarat proses perundingan kedua belah pihak.
Netanyahu setuju untuk menghentikan konstruksi yang sebenarnya ilegal itu karena desakan Presiden AS Barack Obama. Namun demikian, ternyata ia tak menghentikan total, hanya yang baru saja. Sedangkan konstruksi lama masih terus dilakukan.
Hal inilah yang membuat pihak Palestina kesal dan merasa perundingan mereka yang dimediasi Mesir itu tak ada gunanya. Hingga kini, perundingan yang dimulai sejak awal 2009 masih macet. (min)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
5
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
6
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
Terkini
Lihat Semua