Jakarta, NU Online
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Sutrisno Bachir menyatakan, PAN dengan tangan terbuka siap menerima Ketua Umum Pucuk Pimpinan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa untuk bergabung.
"PAN siapkan karpet merah untuk menyambut Mbak Khofifah," kata Sutrisno saat menghadiri peresmian pembentukan divisi SAR Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, di Kantor PP GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (12/3) kemarin.
<>Menurut Sutrisno, sebagaimana Ketua Umum PP GP Ansor Saifullah Yusuf, Khofifah merupakan "manusia langka", karena di usianya yang masih muda memiliki potensi dan pengaruh yang besar di kalangan nahdliyyin (sebutan untuk warga NU).
"Sangat sayang kalau orang-orang seperti mereka disia-siakan," kata Sutrisno pada acara yang juga dihadiri Khofifah tersebut.
Lebih lanjut Sutrisno menambahkan, berhubung Saifullah sudah bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP), maka ia berharap Khofifah memperkuat PAN.
"PAN dengan tangan terbuka siap menerima Mbak Khofifah. Kami akan memberikan tempat yang terhormat pada beliau," kata Sutrisno.
Khofifah, yang saat ini masih tercatat sebagai anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hanya tertawa ketika dimintai tanggapan terkait pernyataan Sutrisno.
"Saya mau berkonsentrasi mengurus Muslimat NU dulu," kata Khofifah yang telah mendapat peringatan keras dari DPP PKB karena pernah melontarkan ketertarikannya pada PPP.
Sebelumnya, Khofifah juga pernah "dirayu" oleh Ketua Umum PPP Suryadharma Ali agar kembali ke PPP. Sebelum bergabung ke PKB, Khofifah merupakan kader PPP, bahkan menjadi anggota DPR dari partai itu. (ant/rif)
Terpopuler
1
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
2
544 Orang Tewas dalam Gelombang Protes Iran, Amerika Pertimbangkan Opsi Militer
3
Guru Dituntut Profesional tapi Kesejahteraan Dinilai Belum Berkeadilan
4
Dakwaan Hukum Terhadap Dua Aktivis Pati Botok dan Teguh Dinilai Berlebihan dan Overkriminalisasi
5
KontraS Soroti Brutalitas Aparat dan Pembungkaman Sipil Usai Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB
6
Nikah Siri Tak Diakui Negara, Advokat: Perempuan dan Anak Paling Dirugikan
Terkini
Lihat Semua