Jakarta, NU Online
Panitian Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama menggelar rapat perdana di Gedung Pengurus Besar Nahdlatlul Ulama (PBNU) Jl. Kramat Raya Jakarta, Rabu (14/3). Rapat perdana ini dipimpin oleh Ketua Panitia, H Dedi Wahidi dengan didampingi oleh Rais Aam PBNU KH Sahal Mahfudz dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj selaku Penanggungjawab.<>
dalam rapat yang dihadiri oleh hampir seluruh jajaran PBNU dan seluruh panitia yang berjumlah sekitar 229 orang ini, panitian sepakat untuk melaksanakan acara secara sederhana. Karena acara Munas dan Konbes ini digelar di Cirebon, maka kemungkinan besar transportasi peserta akan menggunakan kereta api.
"Cirebon memiliki beberapa stasiun yang menjadi pemberhentian kereta api, karenanya mobilisasi peserta dari berbagai daerah dapat menggunakan kereta api," tutur Dedi Wahidi.
Lebih lanjut Dedi menjelaskan, peserta yang datang dari luar Jawa, dapat menggunakan pesawat sampai Jakarta untuk selanjutnya disambung dengan kereta menuju Cirebon. Dan karena Cirebon disinggahi oleh berbagai jenis kereta api, mulai dari Ekonomi, Bisnis hingga Eksekutif, maka kemungkinan kedatangan peserta dari berbaga level masyarakat akan semakin besar.
"Ini bukan pertama kalinya PBNU mengagendakan acara sebesar Munas dan Konbes, karenanya tidaklah perlu diadakan secara spektakuler. Cukuplah yang sederhana saja atau sedang-sedang saja," tandas dedi.
Acara rapat diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Rais Aam PBNU KH Sahal mahfudh.
Penulis : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua