Pasca Suramadu Peziarah Ke Bangkalan Semakin Ramai
NU Online · Selasa, 7 Juli 2009 | 01:43 WIB
Pasca diresmikannya jembatan Suramadu yang menghubungkan daratan Jawa bagian timur dan pulau Madura, makam KH Kholil Bangkalan semakin ramai dikunjungi para peziarah. Dengan semakin lancarnya bus-bus melintas, maka salah satu potensi wisata religi ini, dapat menjadi tempat yang menjanjikan bagi orang-orang yang berotak bisnis.
"Kita tentu sangat bersyukur atas semakin mudahnya akses berziarah ke makah KH Kholil Bangkalan. Secara tidak sengaja pun, sekarang orang-orang bisa mencapai Madura. Tentu akan banyak rombongan peziarah dari berbagai daerah yang berminat untuk datang ke sini," kata Burhan, seorang peziarah asal Jambi, Selasa (7/7).<>
Kepada NU Online, Burhan menyatakan, dirinya berharap pengurus makam dan masjid dapat meningkatkan pelayanan agar para pezirah menjadi lebih mudah dan nyaman. dirinya juga berharap pemerintah dapat mengantisipasi efek negatif pada kondisi sosial Madura pasca diresmikannya jembatan Suramadu.
"Jangan sampai karena meningkatnya aktivitas bisnis, nantinya Madura kehilangan jatidirinya yang religius. Tentu kita berharap pemerintah dapat mengantisipasinya dengan baik," kata Burhan, Selasa (7/7).
Pasca diresmikannya jembatan suramadu, berbagai kegiatan perdagangan dadakan hingga kini belum diatur pemerintah. Tiap malam, sebelum pintu tol pada sisi madura kini berubah menjadi seperti pasar malam. Banyak pedagang menjajakan aneka souvenir dan makanan kepada para pengguna jembatan yang kemudian memilih menepikan kendaraan dan beristirahat di sekitar tempat tersebut.
"Karena masih baru, tentu hal semacam ini tampak seperti rekreasi, namun jika tidak diatur lebih lanjut, sangat mungkin para pengguna jembatan akan merasa terganggu. termasuk para peziarah," kata Ahmad, seorang peziarah asal Pare Kediri. (min)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua