PBNU: Aparat Keamanan Bersalah Biarkan Konflik Horisontal
NU Online · Senin, 30 November 2009 | 01:03 WIB
Kecaman terhadap aksi pendukung Kapolri yang meneror aksi Kompak di Bundaran HI, terus berdatangan. Ketua Umum Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menilai aparat keamanan bersalah telah membiarkan tumbuhnya benih konflik horisontal berkembang di tengah-tengah masyarakat.
"Aparat telah melakukan kesalahan berat yang dapat memicu konflik horisontal. Kalau hal ini diteruskan dan di belakang hari ada konflik horisontal berarti aparat ikut andil," ujar Hasyim dalam pers rilis-nya, Ahad (29/11).<>
Menurut Hasyim, seharusnya aparat mencegah kelompok tidak dikenal itu mendekati grup Kompak. Kalau pun kelompok tidak dikenal itu ingin demo tandingan, ketika minta izin seharusnya diberi waktu lain dan harus jelas identitas penanggungjawabannyat.
"Aparat hendaknya belajar dari Pam Swakarsa (tahun 1998) yang justru kontra produktif dan tidak bakal menang dengan gerakan idealis dalam membentuk opini masyarakat," terang Hasyim. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua