Jakarta, NU Online
Peningkatan kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab setiap warga. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah setrategis guna mencapai tujuan itu.
Atas dasar itu, Pengurus Pusat Lembaga Pengembangan Kesehatan Nahdlatul Ulama (PP LPKNU)mengadakan rapat koordinasi dengan Departemen Kesehatan (Depkes RI) Selasa (21/03) kemarin di gedung PBNU Jalan Kramat Raya 164 Jakarta. Rapat koordinasi ini adalah untuk menindaklanjuti kesepakatan kerjasama antara Depkes RI dan PBNU yang berlangsung di Sidoarjo Rabu (22/02) yang lalu.
<>Adapun kegiatan yang diambil sesuai kesepakatan kerjasama antara kedua belah pihak itu di antaranya adalah peningkatan kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, penanggulangan TBC dan penyakit berpotensi wabah, serta peningkatan pelayanan kesehatan keluarga miskin adalah dambaan setiap orang.
Rapat yang berlangsung mulai pukul 19:30 itu dihadiri tidak kurang dari 12 undangan. Para undangan itu berasal dari PBNU, PP LPKNU, Dirjen Kesehatan Masyarakat, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan, dan lain-lain.
Para undangan yang hadir itu di antaranya adalah Endang Turmuzi (PBNU), Bambang Sardjono (Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat), Sunarko (Bina Kesehatan Gizi), Yus Harmen (Surveilance Epidemiology Imunisasi dan Kesehatan Mata), Untung Suseno Sutarjo (Bina Kesehatan Kerja), dan lain-lain.
Dalam rapat tersebut, mereka merencanakan evaluasi pelaksanaan program kerjasama antara kedua belah pihak. (dar)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua