Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dilarang berpolitik praktis dan mencalonkan diri untuk menduduki jabatan eksekutif dan legislatif. Ketentuan itu akan dituangkan dalam kontrak jam'iyah yang wajib ditandatangani oleh semua pengurus NU di tingkat pusat.
Ketua Umum PBNU H Hasyim Muzadi mengungkapkan itu kepada wartawan di LT V Gedung PBNU Kramat Raya 164 Jakarta, Sabtu, (11/12) usai mengumumkan susunan pengurus PBNU periode 2004-2009. ''Semua pengurus harian harus ada kontrak jam'iyah, seperti yang saya lakukan. Sehingga satu unit pengurus itu mempunyai persepsi yang sama mengenai kegiatan internal dan eksternal,'' ujarnya.
<>Tentang susunan PBNU, Hasyim menjelaskan, dia bersama Rais Aam Kiai Sahal Mahfudh, Wakil Rais Aam KH Tholchah Hasan, dan empat formatur lainnya telah memasukkan sejumlah nama untuk masuk dalam kepengurusan. Namun kepengurusan yang telah di tetapkan itu masih menunggu konfirmasi dari masing-masing figur yang ditetapkan sebagai pengurus NU.
Ditanya tentang sejumlah nama yang pernah menjadi pesaingnya masuk dalam jajaran pengurus, seperti Masdar F Mas'udi, dan KH Mustofa Bisri, KH. Tolhah Hasan, KH. Sholahudin Wahdi dia mengatakan, tidak mengkhawatirkan akan mengganggu kinerjanya. "Kepengurusan kali ini memang ingin mengakomodir semua kelompok dan Insya Allah mereka orang-orang yang tulus membangun NU, " tandasnya.
Dijelaskan pula sejumlah tokoh muda NU juga masuk dalam kepengurusan, tetapi mereka lebih banyak berada di lembaga dan lajnah yang bertugas mengembangkan perekonomian, pendidikan, dan sumber daya manusia, demikian Hasyim Muzadi. (cih)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua