PCNU Pekalongan: Lestarikan Kasidah Samroh Khas Budaya NU
NU Online · Selasa, 28 Juni 2011 | 07:01 WIB
Pekalongan, NU Online
Kasidah samroh atau rebana yang banyak dimainkan oleh kaum ibu merupakan kekayaan budaya yang dimiliki Nahdlatul Ulama (NU). Karena dalam alunan irama nada yang khas dengan tetabuhan rebana banyak melantunkan sholawat nabi.
Oleh karena itu, sudah selayaknya ibu-ibu Muslimat NU melestarikan budaya kasidah samroh melalui berbagai pertemuan dan lomba, agar generasi penerus tidak kehilangan akar budaya yang sebenarnya banyak digemari masyarakat.<>
Demikian dikatakan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan H Ahmad Rofiq saat memberikan sambutan pada acara pembukaan lomba kasidah samroh yang dihelat Pimpinan Cabang Muslimat NU Kota Pekalongan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Muslimat yang 65 dan NU yang ke 85 di Gedung Aswaja Pekalongan Senin (27/6).
Lebih lanjut dikatakan, untuk hal itu Muslimat harus membangun sinergi dengan Tim Penggerak PKK di masing-masing tingkatan, agar perannya dapat dimaksimalkan.
Lomba samroh yang diikuti oleh 17 group dimulai pukul 14.00 dan berakhir pukul 23.00 dan sempat istirahat selama 3 jam.
Ketua panitia Harlah Muslimat NU, Ibu Sofrotun Ali kepada NU Online mengatakan, berbagai kegiatan dalam rangka Harlah Muslimat antara lain, kunjungan ke ranting ranting, bazar pasar murah, lomba kasidah samroh dan pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat NU dan pengajian umum oleh Ketua Umum PP Muslimat NU Pusat Khofifah Indar Parawansa.
Dikatakan, lomba kasidah samroh sebagai upaya melestarikan budaya dalam bidang seni musik rebana yang akhir akhir ini mulai dilupakan oleh remaja putri. Dengan lomba ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturrahim dan sekaligus menggali potensi yang dimiliki muslimat dalam bidang olah vokal.
Untuk mendukung penampilan masing masing tim, tak jarang peserta lomba membawa suporter keluarga bahkan teman dekat hingga tetangga diminta hadir untuk memberikan dukungan.
Berhasil tampil sebagai juara 1 group samroh dari Ranting Muslimat NU Kergon, juara 2 Ranting Muslimat NU Kradenan dan juara 3 dari Ranting Muslimat NU Degayu. Sedangkan pemenang harapan 1 Ranting Muslimat NU Noyontaan, harapan 2 Ranting Muslimat NU Baros dan harapan 3 Ranting Muslimat NU sampangan.
Â
Redaktur    : Syaifullah Amin
Kontributor : Abdul Muiz
Terpopuler
1
Pemerintah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta PBI JKN, Mensos Gus Ipul: Dialihkan ke Warga Lebih Miskin
2
Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Ramadhan pada 17 Februari 2026 dengan Didahului Edukasi Pengamatan Hilal
3
Menkeu Purbaya Heran Anggaran Kesehatan Naik Malah Berujung Penonaktifan PBI JKN
4
Kasus Bunuh Diri Siswa SD Tunjukkan Ketidakberpihakan Negara terhadap Rakyat Kecil
5
120 Ribu Pasien Terancam, Menkes Peringatkan Risiko Kematian akibat Penonaktifan PBI JKN
6
Paripurna DPR Setujui 8 Calon Anggota Baznas Periode 2026-2031
Terkini
Lihat Semua