PCNU se-Jatim Sampaikan Aspirasi kepada Gus Sholah
NU Online · Jumat, 19 Maret 2010 | 08:09 WIB
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur merasa perlu menyampaikan aspirasi untuk menyelamatkan NU yang saat ini dianggap telah mengalami kehilangan arah. PCNU se-Jawa Timur berharap Muktamar ke-32 NU di Makassar, minggu depan, akan menghasilkan pemimpin yang mampu mengembalikan NU ke jalur yang semestinya.
Demikian dinyatakan Khatib Syuriah PWNU Jawa Timur KH Alwan A’hab dalam pertemuan dengan PCNU se-Jawa Timur, usai menggelar Istighotsah di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Kamis (18/3). Menurut Alwan, aspirasi ini telah disampaikan kepada KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) dalam dialog tertutup.<>
Sementara itu, KH Syaiful Halim selaku koordinator PCNU se-Jawa Timur mengaku, pihaknya telah pihaknya telah melakukan konsolidasi dengan 44 PCNU di Jatim. Menurut Syaiful hakim, PCNU se-Jatim menilai Gus Sholah sebagai sosok yang bisa dituturi.
"Pengabdiannya kepada NU sudah tidak diragukan lagi. Saya dan para PCNU lainnya yakin, jika Gus Sholah memimpin NU, ormas terbesar di Indonesia ini akan kembali ke khitahnya. Gus Sholah memiliki kemampuan memimpin dan berpikir yang cerdas. Buktinya Pesantren Tebuireng, sejak diasuh Gus Sholah, ada kemajuan sangat pesat. Kami berharap NU juga demikian,” ungkap Syaiful Halim.
Gus Sholah sendiri, ketika menyampaikan sambutannya, menyatakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh para pemimpin NU ke depan, seperti meninggalkan politik praktis dan kembali ke khittah seperti yang dicita-citakan oleh para pendirinya.
"Perubahan organisasi yang paling penting adalah membangun demokrasi ekonomi, sosial, pendidikan dan kesehatan," tandas Gus Sholah. (min)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua