PCNU Tanah Datar Akan Terus Semaikan Paham Aswaja di Tanah Minang
NU Online · Kamis, 3 Juli 2008 | 07:02 WIB
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tanah Datar, Sumatera Barat, bertekad akan terus menyemaikan paham Ahlussunnah wal Jamaah di tempat yang menjadi pusat kebudayaan Minangkabau.
Pernyataan tersebut dikemukakan Ketua PCNU Tanah Datar, Ihsan Tuanku Bagindo, saat memberikan sambutan dalam Konferensi Cabang NU Kabupaten Tanah Datar di Hotel Yoherma Batusangkar, Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (2/7).<>
Ihsan, yang baru saja terpilih dalam konferensi tersebut, mengemukakan, paham Aswaja yang selama ini dikembangakan Nahdlatul Ulama (NU) harus terus disemaikan karena mengajarkan sikap keberagamaan yang berpijak pada semangat persatuan dalam perbedaan.
Menurutnya, pemahaman yang sempit dan kaku dalam beragama harus dihindari. Pasalnya, pemahaman itu akan berpotensi melahirkan ketidakharmonisan dalam kehidupan umat beragama.
“Pemahaman dan wawasan yang sempit (dalam beragama) hanya akan menyebabkan sikap yang kurang toleran terhadap perbedaan yang ada. Dengan demikian, kerjasama antarumat beragama akan sulit terwujud,” katanya kepada NU Online di Jakarta, Kamis (3/7).
Ihsan mengatakan, PCNU "akan terus melakukan konsolidasi organisasi, mengaktifkan, dan mendayagunakan seluruh potensi yang dimiliki warga NU (Nahdliyin) secara berkesinambungan di tanah Minang pada umumnya dan di Tanah Datar pada khususnya”.
Pihaknya juga berharap ada kerjasama strategis antara PCNU dan Pemda setempat dalam mengembangkan segala potensi yang dimiliki warga NU, khususnya, di Tanah Datar. Menurutnya, potensi warga NU selama ini masih belum dikelola dengan baik sehingga perhatian dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.
“Untuk itu, kita perlu perhatian dari PWNU dan PBNU juga instansi terkait,” katanya yang menambahkan, jika kerjasama itu bisa lakukakan, “maka PCNU Tanah Datar, ke depannya, akan bisa menjadi cermin dan panutan bagi warga” dalam mengelola segala potensi yang dimilikinya.
Pihaknya mencontohkan, di sektor pertanian, PCNU yang memiliki semacam kelompok tani akan mengupayakan adanya kerjasama dengan memberikan pelatihan ketrampilan (life skill) kepada kelompok tani binaannya.
Sementara di sektor pendidikan, pihaknya berharap, PCNU dapat mengembangkan lembaga-lembaga pendidikan terutama pesantren yang ada di Tanah Datar agar bisa bersaing dengan lembaga-lembaga pendidikan umum lainnya.
Konfercab NU Kabupaten Tanah Datar dihadiri sejumlah tokoh, antara lain, H. Zaenal MS, SH (Ketua PWNU Sumbar), Firdaus SS (Sekretaris PWNU Sumbar), Drs. Ucu Benyamin (asisten bupati Tanah Datar), Zulkifli Bahri (DPRD Sumbar), dan Drs. HM. Yasir SH, M.Hum. (dar)
Terpopuler
1
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
2
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
3
200 Ribu Anak Terpapar Judol, Komdigi: Peran Tokoh Agama hingga Orang Tua Penting sebagai Benteng
4
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
5
LBH Sarbumusi Desak APH Tindak Dugaan Penyelewengan Dana MBG
6
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
Terkini
Lihat Semua