Jakarta, NU Online
Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta menjamin ternak yang dijual belikan untuk memenuhi kebutuhan qurban telah sesuai standard. Kebutuhan hewan qurban di tahun ini, menurutnya, mencapai sekitar 8000 ekor sapi, 200 kerbau, 30.000 kambing dan 1.500 domba.
Hewan qurban harus disertai dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan dari daerah asal. Selain itu akan dilakukan pemeriksaan hewan secara laboratoris khususnya penyakit antraks.<>
"Pemeriksaan kesehatan dilakukan H-10 Idul Adha yang selanjutnya akan diberikan stiker sebagai tanda sudah diperiksa petugas," ujar kepala bidang peternakan dinas kelautan dan pertanian, Dzawil Hidjah, Kamis (27/10).
Untuk membantu proses pemeriksaan hewan, dinas dibantu oleh 690 tenaga pemeriksa. Mereka terdiri mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB, petugas suku pertanian di semua wilayah Jakarta dan kabupaten Kepulauan Seribu.
Mengantisipasi saat musim hujan, dinas akan memberikan obat anti diare untuk hewan qurban. "Kami juga memberikan pengarahan kepada penampungan hewan untuk memperhatikan kebersihan dan sanitasi tempatnya," ujar dia. Pelayanan kesehatan ini gratis, tanpa dipungut biaya.
Menjelang Idul Adha, petugas akan memberikan vitamin untuk hewan qurban. "H-10 kami tidak memberikan antibiotik karena khawatir masih tertinggal di hewan qurban sehingga berbahaya jika dikonsumsi manusia. Tapi kami tetap akan memberikan vitamin," kata dia.
Bagi para pedagang hewan, ia mengimbau agar menjual hewannya di RPH atau tempat-tempat yang telah ditentukan. "Jangan menjual di tepi jalan atau di tempat tak memiliki pelindung dari panas maupun hujan," ujarnya
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua