Pemerintah Palestina Ijinkan Al-Jazeera Beroperasi Kembali
NU Online · Ahad, 19 Juli 2009 | 08:46 WIB
Pemerintah Otonomi Palestina kembali menginjinkan televisi Al-Jazeera untuk beroperasi di wilayahnya, Sabtu (18/7). Sebelumnya pemerintah otonomi Palestina melarang stasuin berita Qatar itu untuk beroperasi di sana.
Namun demikian Pemerintah berwenang akan tetap mengancam akan menuntut Al-jazeera secara hukum. Al-Jazeera dituduh telah menyiarkan berita yang melawan Presiden Mahmud Abbas. Al-Jazeera dituduh telah menyebarkan kebohongan dan menghasut para pemirsanya agar melawan pihak berwenang yang memerintah di Tepi Barat.<>
Perdana Menteri Palestina, Salam Fayyad menyebutkan bahwa pemerintah Otonomi Palestina tetap akan melakukan tindakan hukum terhadap saluran TV itu, karena penghasutannya terhadap Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan Pemerintah Otonomi Nasional Palestina.
"Tuduhan yang dilontarkan Al Jazeera dikaitkan dengan seorang tokoh senior dalam kelompok Fatah pimpinan Abbas, Farouq Al-Qadoumi adalah tidak benar," sebut Fayyad. (ant)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
6
Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Soal Hadis Rukyatul Hilal dari Perspektif Ilmu Nahwu
Terkini
Lihat Semua