Menjadi guru mengaji di masjid dan mushola yang kerap dilakoni para ustadz dan Kiai NU didasari atas niat ihlas, tanpa berharap imbalan atau lillahi ta'ala. Namun atas keikhlasan tersebut, justru menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. Untuk itu, Pemkab Brebes menggulirkan dana stimulan bagi guru ngaji.
“Ya. Sekedar buat beli sarung danbeli kolak buat buka puasa,” ujar Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Brebes Drs H Athoillah saat ditemui NU Online di ruang kerjanya Kamis (6/8).<>
H Athoillah yang juga ketua PCNU Kabupten Brebes itu lebih jauh menerangkan, bahwa tidak semua guru ngaji mendapat bantuan. Pasalnya, anggaran yang tersedia hanya Rp. 742.500.000 belum cukup. Dari 297 Desa dan Kelurahan Se-Brebes, ada sekitar tujuh ribu orang guru ngaji. “Tapi yang diberi bantuan hanya 1.485 orang guru ngaji saja, sehingga tiap desa atau kelurahan hanya 5 orang saja,” jelasnya.
Tiap orang, lanjutnya, mendapatkan bantuan 500 ribu per tahun. Kelima orang tersebut, berdasarkan usulan dari kepala desa yang bersangkutan yang dipilih secara selektif. “Sementara, jumlah bantuan sama seperti tahun yang lalu. Belum ada perubahan,” lanjutnya.
Selain untuk guru ngaji, masih kata Athoillah, Pemkab Brebes juga memberikan bantuan untuk hafidz dan hafidzah. Untuk mereka, disediakan anggaran sebesar Rp. 525.000.000. “Se-Brebes ada 700 hafidz dan hafidzah,” ungkapnya.
Para Hafidz dan Hafidzah tersebut tersebut, sambungnya, mendapatkan bantuan sebesar 750 ribu perorang per tahun. “Semua bantuan, akan diberikan menjelang bulan Ramadhan oleh Bupati,” paparnya. (was)
Terpopuler
1
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
2
PBNU Putuskan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Esok
3
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
4
PBNU Rampungkan Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Lirboyo dan Jakarta Jadi Opsi Terkuat
5
Maroko Lawan Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026, Ulangan Semifinal di Qatar 2022
6
Kemenhaj Kaji Biaya Haji 2027, Pertimbangkan Faktor Pelemahan Rupiah dan Harga Avtur
Terkini
Lihat Semua