Jakarta, NU.Online
Sejumlah cukong perusak kawasan hutan lindung Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yakni Ac dan Ab diduga kuat kini masih bersembunyi di sebuah hotel di pusat bisnis Orchard Road dan China Town Singapura, namun sejauh ini KBRI Singapura sulit melakukan pendeteksian.
Kalangan pelaku bisnis kayu yang mengaku mengenal kedua pelaku perusak dan pembabat hutan Leuser ketika dikonfirmasi LKBN ANTARA, Jumat malam, menduga mereka masih berada di Singapura menghindari pengejaran polisi Sumut.
<>Kepala Bidang Penerangan KBRI Singapura, Chalief Akbar, mengatakan belum menerima laporan dari polisi Sumut mengenai pelarian perambah hutan Leuser asal Sumut. Para pelaku perusak hutan itu kini semakin sulit dijumpai di Medan pada hal sebelum kasus bencana banjir bandang terjadi mereka terlihat sering keluar dan masuk hotel-hotel berbintang di Medan.
Mereka itu selama ini memang dikenal cukup kuat dalam menjalin hubungan dengan oknum aparat di Medan.Kapolda Sumut Irjen Pol Edy Sunarko mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mengungkap dan mencaritahu pelaku perusak hutan Leuser.(Cih)***
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
Rais Syuriah PBNU Ingatkan Pengurus PWNU Aceh: Jangan setelah Dilantik Malah Jadi Urusan
Terkini
Lihat Semua