Warta

Pertemuan G-8 Bisa Jadi Momentum Penghapusan Utang Indonesia

NU Online  ·  Senin, 7 Juli 2008 | 07:54 WIB

Jakarta, NU Online
Pertemuan negara-negara maju yang tergabung dalam G-8 yang dimulai hari ini, Senin (7/7), di Hokkaido Jepang bisa menjadi momentum bagi pemerintah Indonesia untuk mengajukan penghapusan utang.

Penghapusan hutang tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban atas kerusakan sosial-ekonomi yang dialami oleh rakyat Indonesia akibat transaksi utang luar negeri selama ini.<>

Demikian disuarakan Koalisi Anti Utang (KAU), salah satu LSM yang berunjuk rasa di depan Kedubes Jepang di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (7/7), hari ini. Mereka juga mendesak agar negara maju yang tergabung dalam G-8 menghapuskan utang Indonesia.

Mereka melakukan demonstrasi dengan membawa berbagai bendera negara yang tergabung dalam G-8 termasuk Jepang.

Ketua Sekretariat Nasional KAU Dani Setiawan mengemukakan, kerusakan tatanan ekonomi Indonesia, ditimbulkan oleh praktik liberalisasi ekonomi, privatisasi, dan pencabutan subsidi yang didorong oleh negara-negara kreditor.

Ia juga memaparkan, negara-negara G-8 merupakan kreditor bilateral utama bagi Indonesia. Sebanyak 91 persen dari total utang bilateral Indonesia berasal dari negara-negara G-8.

Sedangkan di antara negara G8, maka Jepang merupakan kreditor bilateral terbesar Indonesia dengan jumlah outstanding utang sebesar Rp186,38 triliun. (nam)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang